+62 896-0140-4999 Pembina Graha, Jl. DI. Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur 13350
Hama

Bahaya Nyamuk DBD: Kenali Risikonya Sebelum Terlambat

August 19, 2026 admin

Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar di Indonesia, terutama saat memasuki musim pancaroba. Penyakit yang ditularkan melalui gigitan serangga ini tidak bisa diremehkan karena dapat menyebabkan komplikasi serius.

Penyebab dan Gejala

Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh spesies Aedes aegypti. Berbeda dengan jenis lain, serangga ini aktif menggigit di pagi dan sore hari. Ketika seseorang terinfeksi, gejala awal sering menyerupai flu: demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi.

Fase Kritis

Fase paling kritis justru terjadi saat demam mulai turun. Pada fase ini, jumlah trombosit dalam darah dapat merosot tajam, menyebabkan kebocoran plasma darah yang memicu syok (Dengue Shock Syndrome). Tanpa penanganan medis segera, kondisi ini dapat berakibat fatal.

Fakta Tentang Fogging

Banyak orang mengira bahwa melakukan fogging secara berkala sudah cukup. Faktanya, fogging hanya membunuh serangga dewasa. Jentik-jentik yang bersembunyi di bak mandi, vas bunga, atau tempat air lainnya tetap berkembang. Oleh karena itu, diperlukan metode pengendalian hama yang komprehensif, mulai dari pemberantasan sarang jentik hingga pemutusan siklus hidupnya secara total.

Langkah 3M Plus

  • Menguras tempat penampungan air minimal seminggu sekali.
  • Menutup rapat wadah air.
  • Mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi sarang jentik.
  • Plus: gunakan kelambu, abate, dan repellent sesuai kebutuhan.

Mencegah tentu jauh lebih baik daripada mengobati. Jangan tunggu sampai anggota keluarga Anda menjadi korban berikutnya. Hamago Pest Control hadir dengan metode Integrated Pest Management (IPM) yang ramah lingkungan untuk melindungi hunian Anda dari ancaman DBD. Hubungi kami untuk konsultasi gratis.

← Sebelumnya Mengenal Malaria dan Bahayanya Berikutnya → Mengenal Nyamuk Chikungunya dan Bahayanya